PARIGI MOUTONG – Hari air sedunia di Kabupaten Parigi Moutong yang jatuh Jumat (24/3) kemarin diperingati dengan cara membersihkan kawasan eks lapangan Toraranga Parigi. Aksi yang diikuti para pegawai dan Komunitas Pungut Sampah Parigi (KPSP) itu juga ikut membersihkan sungai Toraranga Parigi.

Sejumlah pegawai dan anggota komunitas pungut sampah Parigi terlihat turun ke sungai membersihkan tumpukan sampah dan kayu yang telah menutupi jalan air. Tampak Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Parigi Moutong, Efendi Batjo juga ikut turun ke sungai. Aksi bersih-bersih yang berlangsung sekitar pukul 07.00 wita itu memang belum maksimal, karena terbatasanya peralatan untuk mengangkut material tanah yang menumpuk di bibir sungai. “Kalau ada alat berat lebih bagus lagi, airnya bisa mengalir dengan lancar,”ujar salah seorang peserta aksi.

Ketua Komunitas Pungkut Sampah Parigi, Hartono Taharudin mengatakan aksi bersih sungai Toraranga itu diharapkan dapat meningkatkan produksi air yang berada di sungai Toraranga. Pasalnya, debit air di sungai Toraranga mulai berkurang karena adanya pendangkalan akibat tumpuhkan sampah dan material tanah yang dibuang ke sungai. “Kami berharap dengan adanya aksi bersih sungai ini, warga tidak lagi membuang sampah dibentaran sungai,”ujar Hartono yang juga ketua STIH-HAM Parigi itu.

Sementara, Bupati Parigi Moutong, H Samsurizal Tombolotutu yang ikut memantau langsung aksi bersih-bersih itu mengatakan, eks. Lapangan Toraranga saat ini sedang dibenahi. Di lokasi itu akan dibangun sejumlah fasilitas kuliner sehingga warga yang ingin mencari tempat alternatif bersantai dapat mengunjungi tempat itu. “Di tempat ini juga tersedia wifi gratis bagi masyarakat,”ujarnya

Samsurizal mengaku berterima kasih kepada komunitas pungut sampah Parigi yang selama ini telah ikut membantu Pemerintah daerah membersihkan kota Parigi. Ia berharap dengan adanya aksi bersih sungai itu, sungai Toraranga bisa kembali jernih seperti sediakala. “Peringatan hari air sedunia ini harus dijadikan momentum untuk menjaga lingkungan, utamanya kawasan sungai agar bebas dari sampah,”harapnya.**

Jeprin S. Paudi/Humas Pemda


0
0
0
s2smodern