WhatsApp Image 2020-01-23 at 20.53.22.jpeg

“Jika memang ada masyarakat yang merasa dirugikan terkait penyaluran maupun tahap pembangunan rumah rusak berat, silahkan melaporkan langsung ke TPM“, kata Tri Nugraha.

 

PPID Parigi Moutong _ Terkait pemberitaan salah satu media protes salah satu warga Daeng Situdju yang mempersoalkan dana bantuan rumah rusak berat pasca bencana tahun 2018 yang tidak disalurkan oleh fasilitator.

Bambang selaku koordinator Fasilitator mengatakan bahwa fasilitator hanya sebatas pendamping dan tidak berkewenangan terkait proses pencairan.

“Penyaluran dana bantuan rehabilitasi dan konstruksi rumah korban bencana alam sesuai keputusan Gubernur masuk ke rekening kelompok masyarakat (Pokmas) dimana pokmas tersebut dibentuk oleh kelurahan atau desa. Jadi penyalurannya melalui ketua, sekretaris atau bendahara pokmas setempat “, ungkap Bambang saat ditemui di kantor BPBD Parigi Moutong, Kamis, 23 Januari 2020.

Masalah upah tukang, Bambang menegaskan bahwa fasilitator tidak mempunyai hak untuk menahan ataupun tidak memberikan upah tukang.

“Kewenangan pembayaran upah tukang ada di pengurus pokmas, jika terkendala masalah pembayaran upah tukang silahkan berkoordinasi dengan ketua pokmas setempat“. Jelas Bambang.

WhatsApp Image 2020-01-23 at 20.53.22(4).jpeg

Sementara itu, diwaktu dan tempat yang sama, Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Parigi Moutong Tri Nugraha mengatakan bahwa, Pembangunan rumah rusak berat pasca bencana gempa tahun 2018 harus sesuai petunjuk tehknis (Juknis) yaitu ukuran rumah harus 6x6 dan tidak mengikuti keinginan penerima bantuan.

Tri Nugraha menambahkan, untuk pengawasan Internal terkait penyaluran dana gempa rusak berat melibatkan TNI, POLRI dan Kejaksaaan yang tergabung dalam Tim Pendamping Masyarakat (TPM).

“Jika memang ada masyarakat yang merasa dirugikan terkait penyaluran maupun tahap pembangunan rumah rusak berat, silahkan melaporkan langsung ke TPM“, kata Tri Nugraha.

Tri Nugraha berharap kepada masyarakat yang terkendala dengan proses penyaluran bantuan pasca bencana gempa tahun 2018 untuk bisa datang langsung ke kantor BPBD Parigi Moutong.

“BPBD Parigi Moutong tidak akan merugikan masyarakat malah sebaliknya kami mengupayakan pelayanan yang maksimal, apabila memang ada masyarakat yang terkendala silahkan datang langsung ke BPBD. Pintu ruangan saya selalu terbuka“, harapnya.

Terkait masalah salah satu penerima bantuan rumah rusak berat, Daeng Situdju, Koordinator Fasilitator, Bambang akan berkoordinasi dengan ketua Pokmasnya dan pihak toko.

“Kami akan berkoordinasi dulu dengan ketua pokmasnya dan toko. Apabila memang ada kelebihan anggarannya, ketua pokmas harus mengembalikan anggaran perbaikan rumahnya“, pungkasnya. (Humas Parigi Moutong).


0
0
0
s2smodern

Pengumuman Hasil Seleksi Kompetensi Manajerial JPT Pratama Kepala BPBD