Wabup Lepas Fasi.jpeg

PPID Parigi Moutong _ Wakil Bupati Parigi Moutong H. Badrun Nggai, SE pimpin Rapat Koordinasi (Rakor) sehubungan dengan kesiapan Pemerintah Daerah untuk menerima kunjungan Tim Fhisindo Kusuma Sejahtra (FKS) Group calon investor Jakarta untuk komoditi sarang burung walet di Kabupaten Parigi Moutong.

Rakor ini berlangsung di Ruang Wakil Bupati Parigi Moutong yang diikuti Kepala Badan Pendapatan Daerah Moh. Yasir. SE.MM, Kabag Humas Syamsu Nadjamudin, S.Pd, Kabag Umum Wawan Yulianto. SKM, Perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Perizinan dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Perternakan dan Kesehatan Hewan dan Dinas TPHP.

Tim FKS Group Investor Jakarta Yaitu Bapak Eka Sapanca, Bapak Abuan Halim, Bapak Muh. Idrus Hafied dan Bapak Bong Micky, direncanakan Tim ini berada di Kabupaten Parigi Moutong selama dua hari yang tepatnya pada tanggal 28 s/d 29 Januari 2020 dengan agenda mengunjungi langsung Sembilan Belas (19) Bangunan Petani Sarang Burung Walet, melakukan pertemuan bersama Pemerintah Daerah Parigi Moutong dan Pengurus Asosiasi Petani Walet Khatulistiwa (APWK) serta dialog bersama Petani Sarang Burung Walet yang terseber di wilayah Kabupaten Parigi Moutong.

Wakil Bupati H. Badrun Nggai. SE dalam kesempatan itu mengatakan, dengan kedatangan calon investor komoditi sarang burung walet akan menguntungkan wilayah kita dalam pengembangan sarang burung walet. “ ini kesempatan yang baik bagi kemajuan Parigi Moutong yang mana nantinya menjadi salah satu daerah pusat ekspor langsung hasil sarang burung walet ”.

Olehnya, dalam kesempatan yang baik itu Badrun Nggai mengharapkan kepada Dinas yang terlibat langsung dalam kunjungan Tim ini agar memberikan pelayanan yang baik dan kesan terbaik saat mereka berada di daerah kita sehingga Tim FKS Group Calon Infestor Jakarta nanti bisa dapat menanamkan modalnya di Kabupaten Parigi Moutong. Harapnya.

Badrun Nggai juga menambahkan setelah dilakukan peninjauaan Gedung Sarang Burung Walet ini secepatnya Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong akan menyurat ke Kementrian Perdagangan, guna membutuhkan dukungan menjadi pusat perdagangan komoditi sarang burung walet di Provinsi Sulawesi Tengah dan juga membuat permohonan rekomendasi kepada Gubernur Sulawesi Tengah, sehinnga apa yang kita rencana cepat terealisasi demi kesejahtraan masyarakat Parigi Moutong.

Selain itu kata Beliau, sesuai rekapitulasi data potensi sarang burung walet di wilayah Parigi Moutong tahun 2019 yang ada di Kantor Badan Pendapatan Daerah bahwa penyebaran sarang burung walet saat ini berjumlah 726 petani sarang burung walet yang tersebar di 23 kecamatan yang memiliki kualitas terbaik dan ini tidak menutup kemungkinan akan bertambah pada tahun 2020 dengan kehadiran investor di daerah kita. “ mari kita jadikan Parigi Moutong salah satu kota pusat ekspor langsung hasil sarang burung walet dan kemungkinan komoditi lainnya seperti jagung, beras, perikanan dan kelautan dan buah-buahan bisa dikembangkan untuk diekspor, ini akan bertahap yang pada intinya demi kesejahtraan masyarakat Kabupaten Parigi Moutong. (Humas Parigi Moutong).


0
0
0
s2smodern

Pengumuman Hasil Seleksi Kompetensi Manajerial JPT Pratama Kepala BPBD