PARIGI MOUTONG – Kabupaten Parigi Moutong berhasil memboyong tiga penghargaan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Ketiga penghargaan itu diberikan masing-masing kepada Bupati Parigi Moutong, H. Samsurizal Tombolotutu atas peran sertanya melakukan pencanganan Kampung KB di Kabupaten Parigi Moutong, belum lama ini. Penghargaan kedua, Manggala Karya Kencana diberikan kepada Wakil Bupati Parigi Moutong, H Badrun Nggai SE karena dinilai memiliki komitmen serius dan terus mendukung program kependudukan keluarga berencana di wilayahnya. Sementara, penghargaan ketiga, Dharma Karya Kencana diberikan kepada Ketua TP-PKK Kabupaten Parigi Moutong, Dra Hj. Noorwachida Prihartini S Tombolotutu karena dinilai aktif membangun keluarga di daerah dan memiliki dedikasi terhadap program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).
Penghargaan itu diserahkan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Dr Surya Chandra Surapaty, MPH, PhD pada peringatan hari Keluarga Nasional (Harganas) XXIII dan Pencanangan Kesatuan Gerak PKK-KKBPK Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di alun-alun Sintuvu Maroso Kabupaten Poso, Rabu (31/8).
Puncak peringatan hari Keluarga Nasional (Harganas) XXIII dan Pencanangan Kesatuan Gerak PKK-KKBPK Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di Poso juga dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, H Sudarto SH. Mhum dan sejumlah kepala Daerah di Sulawesi Tengah, seperti Bupati Donggala, Kasman Lassa yang juga ikut menerima penghargaan.
Kepala BKKNB Pusat, Surya Chandra Surapaty dalam sambutannya mengajak kepada seluruh kepala daerah agar menjadikan Harganas ke-23 tahun ini sebagai momentum dan pemacu bagi keluarga Indonesia untuk terus berupaya meningkatkan ketahanan keluarga agar dapat menghasilkan generasi yang berkualitas dan generasi Indonesia yang berkarakter.
“Peringatan ini merupakan hari bersejarah bagi seluruh keluarga Indonesia. Peringatan Harganas tahun ini berbeda dengan peringatan sebelumnya karena mengedepankan keikut sertaan keluarga dengan mengedepankan empat konsep dasar yaitu keluarga berkumpul, keluarga berinteraksi, keluarga berdaya, keluarga peduli dan berbagi,”ujarnya
Surya Chandra Surapaty mengharapkan bahwa yang hadir pada Harganas tahun ini untuk menjadi petugas KB. “Dalam artian sebagai komunikator KB sampaikanlah program KB-KKBPK pada semua masyarakat karena saat ini kita sedang menggaungkan kembali program KB tersebut,”pintanya.
Sementara, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah H Sudarto dalam sambutannya mengatakan, peringatan hari keluarga tahun ini perlu dijadikan sebagai momentum untuk memperbaharui tekat dalam memperkuat keluarga Indonesia dan mempercayakan peran perempuan di dalam membangun keluarga Indonesia.
“Semoga Keluarga keluarga kita semua menjadi tiang yang kuat dan kokoh untuk menuju Sulawesi Tengah yang maju dan sejahtera serta sejajar dengan Provinsi maju di kawasan Timur Indonesia,”ujarnya..
Pada kesempatan itu, tersebut Sudarto juga memberikan apresiasi kepada seluruh Bupati dan Wakil Bupati yang telah membentuk dan telah mencanangkan Kampung KB yang merupakan salah satu model implementasi Nawacita ketiga dan kelima Presiden Republik Indonesia.
“Di Sulawesi Tengah sudah ada 13 kampung KB, mudah mudahan dengan adanya 13 kampung KB ini nantinya bisa lebih banyak lagi agar semua desa dan kelurahan akan menjadi kampung KB,”ungkapnya. (Naskah :M.Dalil, M.Taufan/Editor :Jeprin/Humas)


0
0
0
s2smodern