Parigi Moutong Siap Jadi Lumbung Pangan dan Surga Investasi, Food Station Tjipinang Jaya Lirik Potensi Beras hingga Durian

Parigi Moutong – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Hal ini terlihat saat Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase bersama Wakil Bupati H. Abdul Sahid menerima kunjungan dari PT. Food Station Tjipinang Jaya di Ruang Kerja Bupati, Senin (30/03/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis untuk membuka peluang kerja sama, khususnya dalam penguatan sektor pangan dan investasi komoditas unggulan daerah.

Sekretaris Daerah Parigi Moutong, Zulfinasran dalam paparannya mengungkapkan besarnya potensi wilayah yang dimiliki. Dengan luas wilayah mencapai 6.231,85 km², garis pantai sepanjang 512 km, serta jumlah penduduk 459.570 jiwa, Parigi Moutong memiliki kekuatan besar di sektor pertanian, khususnya komoditas padi.

Produksi padi di Parigi Moutong tercatat mencapai 286.778 ton, yang setelah dikonversi menghasilkan 153.081 ton beras siap konsumsi. Sementara kebutuhan beras masyarakat hanya sebesar 54.465,97 ton, sehingga daerah ini mengalami surplus mencapai 98.615,7 ton.

Beberapa kecamatan menjadi penyumbang produksi beras tertinggi, di antaranya Kecamatan Balinggi dengan 35.034 ton, Kecamatan Torue 22.782 ton, Kecamatan Parigi Selatan 20.169 ton, serta Kecamatan Mepanga 19.485 ton.

“Ini menunjukkan bahwa Parigi Moutong bukan hanya mampu memenuhi kebutuhan daerah sendiri, tetapi juga memiliki peluang besar sebagai pemasok beras untuk daerah lain,” jelas Zulfinasran.

Tak hanya beras, Bupati H. Erwin Burase juga menyoroti potensi komoditas durian yang saat ini tengah didorong pengembangannya. Dari total 278 desa, pemerintah daerah telah mulai melakukan pendataan lahan yang berpotensi, dengan target pengembangan sekitar 5.000 pohon durian.

“Kami membuka seluas-luasnya peluang bagi investor yang ingin mengembangkan potensi daerah, baik di sektor pertanian maupun komoditas unggulan lainnya,” tegas Bupati.

Sementara itu, pihak PT. Food Station Tjipinang Jaya melalui Kepala Divisi Komersial, Dahri V. Jauhari menyambut positif peluang kerja sama tersebut. Ia menyampaikan ketertarikan perusahaan terhadap potensi beras dan durian di Parigi Moutong.

“Kami sangat tertarik. Untuk tahap awal, kami akan fokus pada komoditas beras, khususnya beras medium sebagai bahan baku. Selanjutnya kami akan melakukan penjajakan, termasuk menghitung biaya produksi dan distribusi agar bisa masuk ke pasar Jakarta yang pangsanya cukup besar,” ungkap Dahri.

Ia juga menambahkan bahwa untuk beras premium, pihaknya akan mempertimbangkan standar kualitas yang lebih tinggi, bahkan hingga standar internasional.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju kerja sama konkret yang mampu meningkatkan nilai tambah sektor pertanian di Parigi Moutong, sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai salah satu sentra pangan unggulan di Indonesia.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Asisten II Administrasi Umum, Kepala Bapelitbangda, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Plt. Kepala Dinas PMD, serta tenaga teknis terkait.

Dengan potensi yang melimpah dan dukungan pemerintah daerah, Parigi Moutong kini semakin mantap melangkah sebagai daerah tujuan investasi yang menjanjikan, dari lumbung beras hingga kebun durian masa depan.

SUMBER : DISKOMINFO KABUPATEN PARIGI MOUTONG.