Pemkab Parigi Moutong Dorong Kawasan Transmigrasi Menjadi Proyek Strategis Nasional
MEPANGA, PARIGI MOUTONG – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mempercepat langkah pengembangan ekonomi kawasan transmigrasi melalui kolaborasi strategis dengan Kementerian Transmigrasi RI. Upaya ini diwujudkan dengan menerima kunjungan Direktur Perencanaan Teknis, Pengembangan Ekonomi, dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Transmigrasi, Dr. Andy Wijaya, guna mengusulkan kawasan transmigrasi Parigi Moutong sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).
Dalam kunjungan tersebut, Dr. Andy Wijaya memperkenalkan paradigma “Transmigrasi Reborn” yang berorientasi pada penciptaan pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui lima program strategis. Program tersebut mencakup kepastian hukum lahan, kolaborasi riset dengan universitas, mobilisasi SDM unggul, hingga industrialisasi hilirisasi komoditas unggulan daerah seperti durian dan kelapa dalam.
Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, menyambut positif inisiatif pusat tersebut dan berkomitmen segera menyiapkan data teknis yang dibutuhkan untuk melengkapi usulan penetapan PSN. “Masuknya PSN ini menjadi harapan besar bagi pemerintah daerah dan masyarakat. Kami segera menyiapkan seluruh data teknis pendukung agar rencana besar bersama Kementerian Transmigrasi ini dapat benar-benar terwujud di bumi Parigi Moutong,” ujar Bupati Erwin.
Sebagai langkah awal penguatan ekonomi, diserahkan bantuan bibit kelapa dalam untuk 300 hektare lahan kepada 16 kelompok tani. Plt Kepala Dinas TPHP Parigi Moutong, Dadan Priatna Jaya, menambahkan bahwa pemerintah menargetkan total 500 hektare alokasi lahan bantuan dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan taraf hidup petani di enam kecamatan. Pemerintah daerah berharap sinergi ini dapat menjadikan kawasan transmigrasi sebagai motor penggerak ekonomi yang mandiri dan berdaya saing tinggi.