Sidebar Menu

Wakil Bupati Parigi Moutong H. Badrun Nggai, SE secara resmi membuka Sosialisasi Proyek Prioritas Nasional Penyiapan Perencanaan Kehidupan Berkeluarga (PKBR) Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK Remaja) Di Kampung KB Bagi Kelompok Bina Keluarga Remaja (BKR) Dan PIK Remaja Di Kabupaten Parigi Moutong bertempat di lantai dua Kantor Bupati (29/7/2020).

PPID Kabupaten Parigi Moutong

PARIGI_Wakil Bupati Parigi Moutong H. Badrun Nggai, SE secara resmi membuka Sosialisasi Proyek Prioritas Nasional Penyiapan Perencanaan Kehidupan Berkeluarga (PKBR) Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK Remaja) Di Kampung KB Bagi Kelompok Bina Keluarga Remaja (BKR) Dan PIK Remaja Di Kabupaten Parigi Moutong bertempat di lantai dua Kantor Bupati (29/7/2020).

Sosialisasi yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Parigi Moutong dihadiri Kepala perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, Dra. Maria Ermawati, MM.

Kepala DP3AP2KB, Yusnaeni, S.Sos melaporkan tujuan Sosialisasi tersebut yaitu untuk meningkatkan derajat kesehatan reproduksi remaja serta menurunkan angka pernikahan dini serta meningkatkan kemampuan pengetahuan dan keterampilan pengelolaan program Gender penyuluh KB kelompok BKR, kelompok PIK Remaja di Kabupaten Parigi Moutong.

Kadis P3AP2KB, Yusnaeni, S.Sos berharap melalui sosialisasi tersebut dapat mengantisipasi dan menghadapi tantangan serta perubahan dalam pengelolaan program bina ketahanan remaja dan para peserta mampu memfasilitasi pelaksanaan program genre melalui pengetahuan dan ketrampilan yang ramah remaja di kabupaten parigi moutong.

Kepala perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, Dra. Maria Ermawati MM dalam sambutannya mengatakan peserta sosialisasi bisa menjadi agen-agen perubahan yang tidak pernah lelah untuk mensosialisasikan bahayanya dampak dari pernikahan dini kepada seluruh generasi Kabupaten Parigi Moutong.

Dra. Maria Ermawati MM berharap para peserta sosialisasi mencermati semua materi yang di berikan oleh pamateri agar nantinya dapat merubah pola pikir remaja- remaja melenial dan bisa menkampanyekan 21,25 yaitu umur 21 Tahun bagi waniya untuk perkawinan dan umur 25 tahun bagi laki-laki .

WhatsApp_Image_2020-07-29_at_17.37.362.jpeg

WhatsApp_Image_2020-07-29_at_17.37.361.jpeg

Sementara itu, Wakil Bupati Parigi Moutong, Badrun Nggai S.E dalam sambutannya mengatakan penyiapan perencanaan kehidupan berkeluarga bagi remaja melalui penguatan pusat informasi dan konseling remaja (PIK remaja) dan bina keluarga remaja (BKR) merupakan proyek prioritas untuk mendukung prioritas nasional pembangunan manusia melalui pengurangan kemiskinan dan peningkatan pelayanan dasar sebagaimana yang diamanatkan dalam peraturan presiden nomor 62 tahun 2010 tentang badan kependudukan dan keluarga berencana nasional dan peraturan pemerintah nomor 87 tahun 2014 tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga, keluarga berencana, dan sistem informasi keluarga.

Wakil Bupati, Badrun Nggai, SE menambahkan, pusat informasi dan konseling remaja (PIK remaja) merupakan wadah kegiatan dari, oleh, dan untuk remaja (youth center) dan layanan ramah remaja (youth friendly services) dimana PIK remaja mencetak pendidik sebaya (pee education) dan konselor sebaya (peer counselor) untuk meminimalisir pengaruh negatif kelompok sebaya dan menjadikan kelompok sebaya sebagai sumber informasi yang benar.

Sedangkan bina keluarga remaja (BKR), lanjut Wakil Bupati Badrun Nggai merupakan wadah kegiatan orang tua yang memiliki remaja untuk menciptakan keluarga sebagai lingkungan yang mampu mendukung dan mengarahkan tumbuh kembang remaja.

“Pada aspek ketahanan keluarga, berbagai data dan kajian menunjukan bahwa keluarga yang dibangun diusia muda tanpa kesiapan, akan rentan terhadap retaknya hubungan rumah tangga, memicu pertengkaran, kekerasan dalam rumah tangga dan berujung pada perceraian.” tutur Wakil Bupati, Badrun Nggai, SE.

Wakil Bupati Badrun Nggai berharap dinas terkait harus berperan aktif dalam pembinaan ketahanan remaja sebagai upaya menyiapkan remaja sebagai calon orang tua agar mampu membangun keluarga berkualitas sehingga melahirkan generasi yang berkualitas dan remaja sebagai calon penduduk usia produktif agar mampu menjadi aktor/pelaku pembangunan.

HUMAS PEMDA PARIGI MOUTONG.

 

STAF AHLI BUPATI KAB. PARIGI MOUTONG