PARIGI MOUTONG - Sebanyak 22 tim perahu layar ikut ambil bagian pada event lomba perahu layar memeriahkan Festival Pesona Teluk Tomini (FPTT) 2016. Para peserta perahu layar ini dilepas secara resmi oleh Bupati Parigi Moutong (Parimo), H Samsurizal Tombolotutu dari atas dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) pantai desa Moutong Barat Kecamatan Moutong, Minggu (16/10).
Tim perahu layar yang berasal dari berbagai utusan SKPD dan Pemerintah Kecamatan ini berlomba menyusuri pantai teluk Tomini dimulai dari Pantai desa Moutong Barat Kecamatan Moutong dan rencananya finish di eks Lokasi Sail Tomini Dusun Kayu Bura desa Pelawa Baru Kecamatan Parigi Tengah. Mereka akan melewati 7 etape, dimulai dari etape 1 di Kecamatan Ongka Malino. Selanjutnya beristirahat semalam dan disambung lagi keesokan harinya menuju etape 2 di Kecamatan Tomini, etape 3 di Kecamatan Tinombo, etape 4 di Kecamatan Tinombo Selatan, etape 5 di Kecamatan Kasimbar, etape 6 di Kecamatan Siniu dan diperikaran tiba di etape 7 Kayu Bura bertepatan dengan puncak acara FPTT 2016.
Bupati Parigi Moutong, H Samsurizal Tombolotutu sebelum melepas para peserta mengatakan, lomba perahu layar ini merupakan tonggak untuk menggelar event yang lebih besar lagi. Ia bahkan manargetkan kegiatan ini bisa mendunia "karena ini tahap awal, jadi masih banyak keterbatasan. Tapi kegiatan ini saya akan programkan setiap tahun, sehingga bisa mendunia,"kata Samsurizal
Samsurizal mengaku, saat menjabat Komandan Kodim Parepare, ia pernah memiliki gagasan seperti ini, dimulai dari perahu Sande yang berukuran kecil, sampai akhirnya sekarang lomba perahu Sande di Sulawesi Selatan itu telah mendunia.
"Sekarang lomba perahu sande itu menjadi terkenal dan sering dilombakan dari laut Inggris hingga ke Eropa. Saya berharap satu saat nanti lomba perahu layar teluk tomini juga bisa seperti itu,"harapnya
Kata Samsurizal, event lomba perahu layar ini diharapkan dapat memperkenalkan keindahan teluk tomini kepada masyarakat luas. Meskipun teluk tomini terletak di 17 Kabupaten yang ada di Sulteng dan Provinsi Gorontalo, namun ia berharap brand teluk tomini tetap melekat pada Kabupaten Parigi Moutong. "Kami ingin nama teluk tomini melekat pada Parigi Moutong, bukan di tempat lain,"ujarnya
Samsurizal berharap para peserta yang mengikuti lomba tersebut dapat berlayar dengan selamat hingga ditujuan tanggal 22 Oktober mendatang.
Dari hasil survei yang dilakukan panitia, setiap etape diperkirakan akan ditempuh dalam waktu 9,25 jam hingga 19,3 jam dengan jarak tempuh sekitar 34,2 mil hingga 17,2 mil. Bagi yang berhasil meraih juara, pemerintah daerah dibantu BNI telah menyiapkan hadiahRp15 juta dalam bentuk tabungan bagi juara 1, Rp9 juta untuk juara 2 dan Rp6juta bagi juara 3.
Peserta yang ikut dalam lomba tersebut, yaitu Dinas Kelautan Perikanan Parigi Moutong, Dinas Sosial, Kecamatan Mepanga, Bolano Lambunu, Moutong, Parigi Selatan, Dinas PU, Kecamatan Sausu, Dinas Pariwisata, Dinas Pendidikan, Kecamatan Tinombo, Kecamatan Bolano, Kasimbar, Badan Pembedayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD), Ongka Malino, Ketahanan Pangan, Tinombo Selatan, Ampibabo, Tomini, Parigi, Taopa dan Dinas Perhubungan.
Untuk menjaga keselamatan selama pelayaran, para peserta dikawal oleh tim Pol Air Polda Sulteng, Basarnas, Pos Lanal Parigi, Polres Parigi Moutong, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Kesehatan, Tagana dan Bidang Perhubungan Laut Dinsos. **

Editor : Jeprin

 


0
0
0
s2smodern